Monday, November 4, 2019

Tugas 3 (Pengantar Bisnis)



Perbedaan dari Manajemen dan Manajer

Menurut saya, Manajemen adalah melakukan kegiatan untuk mencapai target yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan tenaga dan pikiran manusia atau sumber daya lainnya. Kegiatan manajemen tersebut mencakupi merencanakan, mengatur, menjalankan, dan mengawasi.
Sedangkan, Manajer adalah seseorang yang berwenang dan bertanggung jawab mengontrol dan selalu memutuskan pilihan-pilihan untuk diarahkan ke tujuan tertentu di dalam suatu organisasi.
Jadi, manajemen adalah kegiatannya dan sedangkan manajer adalah orangnya yang mengatur.


Ilmu Manajemen dalam Kehidupan Saya

Seberapa tinggi ilmu manajemen menurut saya tergantung bagaimana seseorang tersebut menerapkannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Kalau menurut saya ilmu manajemenku sudah cukup tinggi namun masih perlu banyak belajarlagi karena ilmu manajemen yang saya miliki sebatas mengatur kehidupan selama menjalani kehidupan kampus. Dalam kehidupan saya dengan menerapkan ilmu manajemen sesuatu yang saya kerjakan sesuai dengan tujuan hidup saya yaitu sesuatu yang dapat selesai tepat waktu, tanpa ada hal yang menjadi sia-sia, dan sesuai dengan arah tujuan saya. Contoh:

1. Saya menerapkan bangun pagi dan langsung merencanakan apa yang akan dikerjakan satu hari penuh
2. Setelah sudah merencanakan kemudian rencana tersebut dijabarkan ke papan jadwal yang ada dikamar saya.
diatas adalah gambar papan jadwal dikamar saya
3. Kemudian dikerjakanlah tugas tugas atau pekerjaan yang sudah direncanakan di papan jadwal
4. Setelah itu dievaluasi setiap bulannya apakah saya mengerjakaannya dengan efektif dan efisienkah (pekerjaan diselesaikan dengan tepat waktu), atau terlalu banyak terpapar gadgetkah yang sehingga pekerjaan pekerjaanku tertinggal (hal yang sia sia), apakah yang saya kerjakan sesuai dengan arah tujuankah dan sebagainya.


Proses Motivasi yang Terjadi Dalam Kehidupan Seseorang


Proses motivasi yang terjadi dalam kehidupan seseorangmemiliki empat komponen terjadinya motivasi yang terlihat pada gambar berikut ini :
Menggambarkan bahwa setiap seseorang memiliki kebutuhan yang kekuatannya antara satu dan lainnya yaitu antara satu manusia dengan manusia lainnya berbeda-beda dan tidak sama, sehingga akan terjadinya munculnya dorongan kebutuhan yang tidak seimbang dilakukan dengan melalui aksi-aksi  atau aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan  kepuasan, dan setelah mencapai  tujuan melalui aksi tadi barulah yang kemudian akan merasa terpuaskan karena sudah mencapai tujuan.
Jangka waktu yang tertentu akan memunculkan kebutuhan selanjutnya untuk dipuaskan. Apabila suatu kebutuhan yang sama munculnya berulang-ulang dengan berlangsungnya waktu maka yang berlaku adalah proses motivasi seperti gambar proses motivasi yang ditampilkan diatas, akan tetapi jika setiap kali muncul kebutuhan baru, namun kebutuhan tersebut termasuk kedalam jenjang golongan yang lebih tinggi tingkatannya, maka hal seperti ini disebut jenjang kebutuhan Maslow.
Jenjang kebutuhan Maslow adalah menyatakan bahwa bila kebutuhan minimal (fisiologis) saja belum tercapaikan, maka kebutuhan golongan  pertama ini akan menuntut paling kuat untuk dicapai. Setelah kebutuhan fisiologis tercapaikan, maka akan terasa adanya tuntutan dari golongan kebutuhan kedua (keselamatan dan keamanan kerja) dan seterusnya, kemudian kebutuhan sosial, kebutuhan aktualisasi diri dan kebutuhan penghargaan.



Organisasi

                Organisasi adalah suatu perkumpulan manusia dua orang atau lebih yang memiliki fungsinya masing-masing dengan berbagai kegiatan kegiatan untuk mencapai target. Organisasi ada banyak dilingkungan sekitar, ada organisasi Mahasiswa, organisasi Politik, organisasi Agama, Organisasi Olah Raga, Organisasi social dan lain lain. Organisasi bisa diciri-cirikan sebagai berikut:
a.       Perkumpulan manusia (dua orang atau lebih)
b.      Memiliki target
c.       Saling berkesinambungan antar individu (bekerja sama)
d.      Adanya aturan-aturan
e.      Pembagian kerja dan tanggung jawab
Jenis Organisasi ada organisasi formal dan informal. Organisasi formal adalah organisasi yang secara sadar untuk mencapai suatu tujuan dengan hubungan kegiatan-kegiatan. Contoh: Organisasi Mahasiswa disekitar kita seperti BEM, Himpunan Mahasiswa. Organisasi Olah Raga seperti PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia, dan lain lain.
Sementara jenis organisasi informal adalah kumpulan orang yang tidak memiliki tujuan secara sadar, tidak memiliki bagan organisasi, tidak terorganisir, dan yang lebih ditekankan oleh organisasi informal adalah kegiatannya ketimbang tujuannya. Seperti: anak anak yang sedang berkumpul.


Dampaknya masuk ke dalam organisasi formal

Menurut saya dampak masuk ke dalam organisasi formal selain untuk mencapai target, Organisasi formal ada dampak yang bermanfaat untuk individu didalam organisasi tersebut, diantaranya adalah:
a.       Melatih mental
Dalam kehidupan, banyak sekali masalah-masalah yang membuat seseorang tertekan. Sehingga dengan berorganisasi, seseorang akan terlatih mentalnya karena sudah terbiasa menghadapi masalah-masalah. Seseorang yang tidak ikut berorganisasi cenderung menghindar dari masalah karena mentalnya yang kurang terlatih, sehingga kurang mendapatkan pencapaian dalam kehidupannya.

b.      Melatih leadership (kepemimpinan) seseorang
Setiap orang memiliki jiwa kepemimpinan. Minimal memimpin dirinya sendiri kearah mana tujuan kehidupannya. Dalam berorganisasi akan terlatihnya jiwa kepemimpinan. Tidak mesti menjadi bagian manajer, direktur, atau bagian top manajemen lainnya untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan. Karena menekuni dan bertanggung jawab di bidangnya masing masing serta membantu top manajemen mengambil keputusan dapat menambah jiwa kepemimpinan.

c.       Menambah koneksi teman
Dengan berorganisasi, kita akan selalu berinteraksi dengan banyak orang yang dapat meningkatkan kecakapan berbicara dan memahami antar sesama manusia. Sehingga kita akan lebih mudah juga untuk mencari koneksi teman.

d.      Menambah wawasan dan ilmu
Karena dalam berorganisasi  sering terjadinya interaksi dengan manusia dan berusaha untuk mencapai suatu tujuan dapat membuat seseorang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, teknologi,dan  informasi-informasi yang berkaitan untuk mencapai suatu tujuan di organisasi tersebut. Sehingga dalam berorganisasi dapat menambah wawasan dan ilmu.

e.      Belajar membagi waktu
Bagi orang yang tidak ikut berorganisasi yang cenderung banyak bermain, akan sulit membagi waktu karena terbiasa dengan menyia-nyiakan waktu yang tidak bias dibeli. Dengan berorganisasi, seseorang cenderung dapat membagi waktu yang digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat. Sehingga orang yang dapat membagi waktunya lebih sukses.

f.        Menambah kemampuan komunikasi
Komunikasi adalah aktifitas dasar yang sudah ada dalam diri seseorang. Namun kemampuan tersebut harus diasah yang tujuannya untuk mempermudah dalam memberikan informasi kepada individu maupun kelompok manusia. Dengan berorganisasi, karena sering terjadinya berinteraksi dengan individu ataupun kelompok dapat meningkatkan kualitas berkomunikasi.

No comments:

Post a Comment

Tugas 6 (Pengantar Bisnis)

1 . A. Pengertian Pasar Arti dari Pasar  yaitu suatu tempat bertemunya penjual (produsen) dan pembeli (konsumen) untuk melakukan tran...