Saturday, December 14, 2019

Tugas 6 (Pengantar Bisnis)

1. A. Pengertian Pasar

Arti dari Pasar yaitu suatu tempat bertemunya penjual (produsen) dan pembeli (konsumen) untuk melakukan transaksi jual-beli barang ataupun jasa.
Arti Dari Pasar Menurut Para Ahli

a. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dari buku KBBI, arti dari pasar adalah sekumpulan orang yang melakukan kegiatan transaksi jual-beli. Pasar adalah merupakan suatu tempat untuk aktivitas jual-beli yang diselenggarakan oleh sebuah organisasi atau perkumpulan dengan maksud untuk mencari derma.

b. Handri Ma’aruf

Menurut Handri Ma’aruf, arti dari pasar yaitu tempat bertemunya antara penjual dan pembeli, dimana terjadi interaksi permintaan dan penawaran antara penjual dan pembeli hingga terjadi transaksi jual dan beli.

c. Dr. Winardi SE

Menurut Dr. Winardi SE, arti dari Pasar yaitu suatu tempat dimana secara ideal harga-harga pada waktu tertentu adalah sama untuk semua penjual dan pembeli.

d. Atep Adya Barata

Menurut Atep Adya Barata, arti dari pasar yaitu tempat dimana berkumpulnya penjual dan calon pembeli, baik secara langsung maupun tak langsung saling berhubungan melaksanakan pertukaran, baik barang maupun jasa.

e. Dr. Winardi SE


Menurut Dr. Winardi SE, arti dari pasar yaitu sebuah tempat dimana secara ideal harga-harga pada waktu tertentu adalah sama untuk semua penjual dan pembeli.
B. Arti Dari Pasar Konsumen, Industri, Reseller, dan Internasional

a.      Pasar Konsumen
Pasar konsumen yaitu semua perorangan dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa untuk di konsumsi sendiri. Pasar konsumen ini adalah target calon konsumen yang akan kamu targetkan dalam memasarkan produk yang akan dijual.

b.      Pasar Industri
Pasar industri atau bisa disebut juga pasar produsen atau pasar bisnis, yaitu pasar yang terdiri dari individu dan organisasi yang membutuhkan barang dan jasa untuk diproduksi menjadi barang atau jasa dalam bentuk lain yang selanjutnya dijual, disewakan atau diberikan kepada pihak lain. Pasar industri meliputi perikananpertanianpertambangankehutananmanufakturkonstruksitransportasikomunikasi, utilitas umum, perbaikan, keuangan, dan asuransi serta jasa.

c.       Pasar Reseller
Pasar reseller yaitu pasar tempat bertemunya penjualan dan pembeli yang melakukan transaksi untuk barang-barang yang sudah pernah dipakai untuk mendapatkan keuntungan

d.      Pasar Internasional
Pasar internasional yaitu pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara atau pasar yang daerah pemasarannya mencakup kawasan / wilayah internasional.



2. A. Merek

Arti dari Merek adalah sebuah nama, simbol, tanda, desain atau gabungan di antaranya untuk dipakai sebagai identitas suatu individu, organisasi atau perusahaan pada barang dan jasa yang memiliki untuk membedakan dengan produk jasa lainnya. Merek yang bagus ditandai dengan dikenalnya suatu merek di dalam masyarakat, asosiasi merek yang tinggi pada suatu produk, persepsi positif dari pasar dan kesetiaan konsumen terhadap merek yang tinggi.

B. Simbol Merek
Ari dari Simbol Merek yaitu tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.

C. Tanda Merek
Trade mark (tanda merek dagang) merupakan bagian dari merek yang dilindungi hukum karena kemampuannya untuk menghasilkan sesuatu yang istimewa. Tanda dagang ini melindungi penjual dengan hak istimewa untuk menggunakan nama merek atau tanda merek.



3. Unsur Unsur Wirausaha


a. Unsur Pengetahuan

Unsur Pengetahuan yaitu seseorang akan mempengaruhi tingkat penalaran dan juga dalam pengambilan keputusan. Meskipun pengetahuan dapart didapatkan dari mana saja, tetapi pada umumnya unsur ini ditentukan oleh tingkat pendidikan seseorang.

b. Unsur Keterampilan

Unsur Keterampilan yaitu bisa didapatkan melalui berbagai pelatihan atau pengalaman kerja. Pada umumnya keterampilan seseorang sangat berpengaruh dalam upaya mencapai keberhasilan ketika memutuskan menjadi seorang wiraswasta.

c. Unsur Kewaspadaan

Unsur Kewaspadaan yaitu perpaduan antara sikap mental dan pengetahuan seseorang dalam menghadapi sesuatu yang kemungkinan bisa terjadi. Kewaspadaan sangat diperlukan ketika dihadapkan pada suatu keadaan atau risiko yang mungkin akan terjadi di masa mendatang.

4. E-Commerce

Perdagangan elektronik (electronic commerce atau e-commerce) yaitu penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran barang dan jasa yang mengandalkan dari sistem elektronik, seperti internet, televisi, atau jaringan komputer lainnya.

a. Alat Pembayaran Harus dari Rekening Bank
Sampai saat ini, alat pembayaran dalam setiap transaksi e-commerce masih menjadi masalah yang menjadi hambatan besar dalam perkembangan bisnis e-commerce. Hal ini dikarenakan kebanyakan sarana yang ditawarkan dari e-commerce mewajibkan konsumen untuk mempunyai rekening bank, kartu kredit, ATM, mobile banking atau yang lainnya.
Masalahnya ada pada kondisi masyarakat di Indonesia secara keseluruhan. Masih banyak rakyat di Indonesia belum mempunyai rekening bank. Nah, ke depan akan lebih baik jika disediakan lebih banyak pilihan metode pembayaran untuk melakukan transaksi belanja secara online.

b. Koneksi Internet yang Lambat
Kemudian yang harus segera mendapatkan solusi adalah koneksi internet yang lambat. Sudah banyak diketahui bersama bahwa internet di negara tanah air di Indonesia ini terbilang sangat lambat kalau dibanding dengan negara lain. Selain lambat, biaya untuk mendapatkan jaringan juga sangat mahal. Ketersediaan koneksi internet jelas harus dibutuhan untuk mendukung perkembangan bisnis ecommerce di Indonesia.
Terutama untuk pemerataan di daerah-daerah yang selama ini tidak memiliki jaringan internet. Jika keadaan ini bisa segera diperbaiki, tentu saja perkembangan bisnis ecommerce di tanah air akan semakin cepat dalam perkembangannya, dan pemerataan pertumbuhan ekonomi tentunya juga akan bisa tercapai.

c. Standarisasi Logistik Pengiriman Dalam Bisnis Ecommerce
Selain pada metode dalam melakukan pembayaran pada setiap transaksi, tantangan besar yang lain yang mesti dihadapi adalah pada masalah logistik. Selama ini, belum ada standar logistik yang mencakup pada waktu pengiriman dan harga pengiriman barang. Kenapa harus ada standarisasi pada hal ini, seperti kita ketahui bersama bahwa banyak masalah terjadi pada hal ini.



Daftar Pustaka

Saturday, December 7, 2019

Tugas 5 (Pengantar Bisnis)


1.    Pengaruh Lingkungan Terhadap Kegiatan Bisnis

Menurut tingkat yang memengaruhi pada perusahaan maka lingkungan bisnis bisa dibedakan menjadi 2, yaitu adalah lingkungan internal dan lingkungan eksternal.
1.1 Lingkungan Internal
Lingkungan internal adalah SDM dan benda yang mempengaruhi kinerja bisnis dengan secara langsung. Lingkungan ini terdiri dari: 
a.       Tenaga Kerja (sumber daya manusia).
b.      Manajemen (keahlian mengatur).
c.       Pemegang saham (stakeholders).
d.      Modal dan peralatan fisik (dana, mesin, gedung dan aktiva lainnya).

Contoh Lingkungan Internal adalah:
a.    Tenaga kerja.
b.      Peralatan dan Mesin.
c.       Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana).
d.      Pergudangan, bahan setengah jadi, bahan mentah.
e.       Sistem informasi dan administrasi yang sebagai acuan pengambilan keputusan.

1.2 Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal yaitu institusi atau kekuatan luar yang berpotensial mempengaruhi kinerja dari organisasi. Lingkungan eksternal ada dua komponen, yakni berikut ini:
1.2.1 Lingkungan khusus
Lingkungan khusus yaitu bagian dari lingkungan yang secara langsung relevan terhadap suatu pencapaian target organisasi. Lingkungan khusus, meliputi orang-orang yang memiliki kepentingan diorganisasi (stakeholder), seperti konsumen, pemasok, pesaing, dan kreditur.
a.       Konsumen atau customer adalah kelompok yang berpotensial yang mengonsumsi output atau barang dan jasa yang dibuat oleh perusahaan atau organisasi bisnis dan juga lembaga pemerintahan ataupun organisasi nirlaba lainnya.
b.       Pemasok, perusahaan atau individu yang menghasilkan faktor-faktor produksi yang diperlukan perusahaan untuk memproduksi produk atau jasanya. Pasokan  terkait pembuatan bahan baku/material, peralatan, input keuangan dan karyawan.
c.        Pesaing, terkait semua tawaran pesaing (opponent) yang nyata maupun berpotensial serta mensubstitusi yang dipertimbangkan bagi pembeli. Biasanya perusahaan-perusahaan memiliki satu atau lebih pesaing. Perusahaan harus lebih memuaskan kebutuhan dan kemauan konsumen via penawaran produk dan jasa yang melebihi dari pesaing.
d.       Kreditur, Perusahaan harus memperhatikan kreditur atau organisasi kepentingan tertentu yang berpengaruh terhadap aktivitas organisasi secara keuangan.

1.2.2        LingkunganUmum
Lingkungan umum terkait dengan berbagai faktor, antara lain kondisi demografi, politik dan hukum, sosial budaya, ekonomi, kondisi global dan teknologi yang mungkin mempengaruhi organisasi. Perubahan lingkungan umum biasanya tidak memiliki dampak sebesar perubahan lingkungan khusus, tetapi demikian manajer harus memperhatikannya ketika merencanakan (planning), mengorganisasi (organizing), mengarahkan (actuating) serta mengendalikan (controlling) aktivitas organisasi bisnis.

2.       5 faktor yang mempengaruhi system bisnis di Indonesia

2.1              Modal
Modal adalah hal yang penting untuk bisnis yang akan dibangun (start up). Terkadang kegagalan dalam bisnis terjadi sedikitnya modal yang dipunyai. Bila modal cukup, maka bisnis bisa lebih maksimal dijalankan. Tetapi bila modal dalam berbisnis tersebut kurang banyak, maka tentu saja hal ini bisa menjadi penghalang untuk bisnis.
2.2 Perencanaan bisnis
Sebelum menjalankan bisnis, Pebisnis harus bisa merencanakan bisnis yang akan di jalankan. Bagaimana pebisnis memulai bisnis tersebut dan mengembangkannya supaya dapat menjadi perusahaan besar. Mulai dari bisnis jenis apa yang akan di jalankan, target pasar, harga jual juga strategi pemasaran yang efektif serta efisien bagi bisnis Anda.

2.3 Sumber daya manusia
Di sini pemegang tertinggi perusahaan harus bisa mengendalikan semua aktivitas karyawan dan produksi perusahaan. Semua hal yang ada hubungan dengan perusahaan harus diperhatikan supaya operasional dan administrasi dapat berjalan dengan baik. Kelalaian pemegang tertinggi perusahaan ini dapat menjadi kegagalan bisnis.

2.4 Penjualan
Bisnis yang sukses bisa dilihat dari angka penjualannya. Semakin tinggi penjualannya maka semakin besar pula profitnya. Hal ini juga dapat menambah modal bagi pebisnis. Pertambahan modal inilah yang dapat digunakan pengelola bisnis untuk mengembangkan usahanya.

2.5 Pengetahuan bisnis sendiri
Sebelum pebisnis menjalankan bisnis, pebisnis perlu memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang bisnis yang akan dijalankan. Pengetahuan tentang bisnis ini sangat penting karena dengan memahami bisnis yang akan dijalankan pebisnis bisa mengelola yang berhubungan dengan bisnis tersebut.

3.  Pengertian dari inflasi, deflasi, pengangguran, supplier, akuntansi, dan investor.

3.1 inflasi 
Inflasi merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan kontinyu (terus menerus) yang berkaitan dengan mekanisme pasar yang disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu:
a.    konsumsi masyarakat yang semakin meningkat,
b.    berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu pada konsumsi atau bahkan spekulasi,
c.    karena ketidaklancaran dalam mendistribusikan barang.

Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga.

3.2 deflasi 
Deflasi merupakan suatu harga-harga secara umum menurun dan nilai uang bertambah. Deflasi yaitu kebalikan dari inflasi. Bila adanya inflasi, maka mengakibatkan banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, kemudian adanya deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar. Salah satu cara untuk mengurangi deflasi yaitu dengan menurunkan tingkat suku bunga.







3.3 Pengangguran 
Pengangguran atau tunakarya yang dalam bahasa Inggrisnya unemployment yaitu istilah untuk orang yang tidak bekerja, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama satu minggu, atau seseorang yang lagi berusaha mendapatkan pekerjaan. Pengangguran umumnya dikarenakan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak berbanding lurus dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang dapat menyerap tenaga kerja. Pengangguran sering sekali menjadi masalah dalam perekonomian, karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang yang kemudian dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.







3.4 supplier 
Supplier yaitu pihak perusahaan yang memasok atau menjual sumber daya dalam bentuk bahan mentah kepada pihak perusahaan lain untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu. Produk yang dijual atau dipasok masih berbentuk barang mentah seperti buah, sayur, emas, tanah, logam, dan lain-lain maupun barang setengah jadi seperti plastic, kertas, gabus, dan lain lain.



3.5 Akuntansi
Akuntansi yaitu seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan kegiatan keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". Akuntansi yang bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar bisa dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik.








3.6 investor 
Investor yaitu orang perorangan/lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan kegiatan investasi dalam bentuk penanaman modal sesuai atas jenis investasi yang diiinginkan baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.







4. Badan usaha yang digunakan dewasa ini adalah Perseroan Terbatas
Dipilihnya PT sebagai badan hukum karena memiliki kejelasan status badan hukumnya. Yang artinya, badan hukum PT sudah diterima oleh seluruh pihak praktisi, akademisi maupun pengusaha dan hal ini sudah ditegaskan dengan pasal 1 angka 1 dari Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU-PT) yang mengatur bahwa PT yaitu badan hukum persekutuan modal, didirikan yang didasari dengan perjanjian, melakukan aktivitas usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi atas saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang.
a.      Dengan ketentuan di atas maka PT merupakan jelas sebagai status badan hukum dari PT.
b.      Kedua, sebagai organisasi bisnis, maka perseroan dengan sendirinya perlu mempunyai tujuan tertentu untuk mencapai suatu tujuan.
c.       Ketiga, untuk dapat menjalankan usahanya, PT haruslah memiliki organisasi yang teratur.






5. Bisnis Internasional dan Joint Venture
5.1 Bisnis Internasional
Bisnis Internasional adalah aktivitas bisnis yang dilakukan antara Negara yang satu dengan Negara yang lain. Kita harus mempelajari mengapa harus dilakukan bisnis antar negara, serta hal – hal yang bisa mendorong dan menghambat berlangsungnya Bisnis Internasional.
Bisnis Internasional adalah kegiatan bisnis yang dilakukan melewati batas – batas suatu negara. Adapun transaksi bisnis yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lainyang sering disebut sebagai Bisnis Internasional (International Trade). Pemasaran Internasional atau International Marketing merupakan transaksi bisnis yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam satu negara dengan perusahaan lain atau individu di Negara lain.








5.2 Joint Venture
Pengertian joint venture merupakan bentuk gabungan dari beberapa perusahaan dari berbagai Negara-negara yang berkerjasama dan menjadi satu perusahaan untuk mencapai konsentrasi kekuatan ekonomi dan tanpa melihat besar atau kecilnya modal. Kepengurusan Joint venture dipimpin oleh Dewan Direktur yang dipilih oleh para pemegang saham, dan pendiriannya harus mempunyai bentuk hukum PT (Perseroan Terbatas).








DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org
https://Media.neliti.com
ajenghp.blogspot.com

finance.detik.com
business-law.binus.ac.id

Tugas 6 (Pengantar Bisnis)

1 . A. Pengertian Pasar Arti dari Pasar  yaitu suatu tempat bertemunya penjual (produsen) dan pembeli (konsumen) untuk melakukan tran...