1. A. Pengertian Pasar
Arti dari Pasar yaitu suatu
tempat bertemunya penjual (produsen) dan pembeli (konsumen) untuk melakukan
transaksi jual-beli barang ataupun jasa.
Arti Dari
Pasar Menurut Para Ahli
a. Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI)
Dari buku KBBI, arti dari
pasar adalah sekumpulan orang yang melakukan kegiatan transaksi jual-beli.
Pasar adalah merupakan suatu tempat untuk aktivitas jual-beli yang
diselenggarakan oleh sebuah organisasi atau perkumpulan dengan maksud untuk
mencari derma.
b. Handri Ma’aruf
Menurut Handri Ma’aruf, arti
dari pasar yaitu tempat bertemunya antara penjual dan pembeli, dimana terjadi
interaksi permintaan dan penawaran antara penjual dan pembeli hingga terjadi
transaksi jual dan beli.
c. Dr. Winardi SE
Menurut Dr. Winardi SE, arti dari
Pasar yaitu suatu tempat dimana secara ideal harga-harga pada waktu tertentu
adalah sama untuk semua penjual dan pembeli.
d. Atep Adya Barata
Menurut Atep Adya Barata, arti
dari pasar yaitu tempat dimana berkumpulnya penjual dan calon pembeli, baik
secara langsung maupun tak langsung saling berhubungan melaksanakan pertukaran,
baik barang maupun jasa.
e. Dr. Winardi SE
Menurut Dr. Winardi SE, arti dari
pasar yaitu sebuah tempat dimana secara ideal harga-harga pada waktu tertentu
adalah sama untuk semua penjual dan pembeli.
B. Arti Dari Pasar Konsumen, Industri,
Reseller, dan Internasional
a.
Pasar Konsumen
Pasar konsumen yaitu semua perorangan dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan
barang atau jasa untuk di konsumsi sendiri. Pasar konsumen ini adalah target
calon konsumen yang akan kamu targetkan dalam memasarkan produk yang akan
dijual.
b.
Pasar Industri
Pasar industri atau bisa disebut juga pasar produsen atau pasar bisnis, yaitu pasar yang terdiri
dari individu dan organisasi yang
membutuhkan barang dan jasa untuk diproduksi menjadi barang atau jasa dalam
bentuk lain yang selanjutnya dijual, disewakan atau diberikan kepada pihak lain.
Pasar industri meliputi perikanan, pertanian, pertambangan, kehutanan, manufaktur, konstruksi, transportasi, komunikasi, utilitas umum,
perbaikan, keuangan, dan asuransi serta jasa.
c. Pasar Reseller
Pasar reseller yaitu pasar tempat
bertemunya penjualan dan pembeli yang melakukan transaksi untuk barang-barang
yang sudah pernah dipakai untuk mendapatkan keuntungan
d. Pasar Internasional
Pasar internasional yaitu pasar
yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara atau pasar yang daerah
pemasarannya mencakup kawasan / wilayah internasional.
2. A. Merek
Arti dari Merek adalah sebuah nama,
simbol, tanda, desain atau gabungan di antaranya untuk dipakai sebagai identitas
suatu individu, organisasi atau perusahaan pada barang dan jasa yang memiliki
untuk membedakan dengan produk jasa lainnya. Merek yang bagus ditandai dengan
dikenalnya suatu merek di dalam masyarakat, asosiasi merek yang tinggi pada
suatu produk, persepsi positif dari pasar dan kesetiaan konsumen terhadap merek
yang tinggi.
B. Simbol Merek
Ari dari Simbol Merek yaitu tanda yang dapat
ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka,
susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara,
hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk
membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum
dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.
C. Tanda Merek
Trade mark (tanda merek dagang) merupakan bagian dari merek
yang dilindungi hukum karena kemampuannya untuk menghasilkan sesuatu yang
istimewa. Tanda dagang ini melindungi penjual dengan hak istimewa untuk
menggunakan nama merek atau tanda merek.
3.
Unsur Unsur Wirausaha
a. Unsur Pengetahuan
Unsur Pengetahuan yaitu seseorang
akan mempengaruhi tingkat penalaran dan juga dalam pengambilan keputusan.
Meskipun pengetahuan dapart didapatkan dari mana saja, tetapi pada umumnya
unsur ini ditentukan oleh tingkat pendidikan seseorang.
b. Unsur Keterampilan
Unsur Keterampilan yaitu bisa
didapatkan melalui berbagai pelatihan atau pengalaman kerja. Pada umumnya
keterampilan seseorang sangat berpengaruh dalam upaya mencapai keberhasilan
ketika memutuskan menjadi seorang wiraswasta.
c. Unsur Kewaspadaan
Unsur Kewaspadaan yaitu
perpaduan antara sikap mental dan pengetahuan seseorang dalam menghadapi
sesuatu yang kemungkinan bisa terjadi. Kewaspadaan sangat diperlukan ketika
dihadapkan pada suatu keadaan atau risiko yang mungkin akan terjadi di masa
mendatang.
4.
E-Commerce
Perdagangan
elektronik (electronic commerce atau e-commerce)
yaitu penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran barang dan jasa yang
mengandalkan dari sistem elektronik, seperti internet, televisi, atau jaringan
komputer lainnya.
a.
Alat Pembayaran Harus dari Rekening Bank
Sampai saat ini, alat pembayaran dalam setiap
transaksi e-commerce masih menjadi masalah yang menjadi hambatan besar dalam perkembangan
bisnis e-commerce. Hal ini dikarenakan kebanyakan sarana yang ditawarkan dari e-commerce
mewajibkan konsumen untuk mempunyai rekening bank, kartu kredit, ATM, mobile
banking atau yang lainnya.
Masalahnya ada pada kondisi masyarakat di Indonesia secara
keseluruhan. Masih banyak rakyat di Indonesia belum mempunyai rekening bank.
Nah, ke depan akan lebih baik jika disediakan lebih banyak pilihan metode
pembayaran untuk melakukan transaksi belanja secara online.
b.
Koneksi Internet yang Lambat
Kemudian yang harus segera mendapatkan solusi adalah
koneksi internet yang lambat. Sudah banyak diketahui bersama bahwa internet di negara
tanah air di Indonesia ini terbilang sangat lambat kalau dibanding dengan
negara lain. Selain lambat, biaya untuk mendapatkan jaringan juga sangat mahal.
Ketersediaan koneksi internet jelas harus dibutuhan untuk mendukung
perkembangan bisnis ecommerce di Indonesia.
Terutama untuk pemerataan di daerah-daerah yang
selama ini tidak memiliki jaringan internet. Jika keadaan ini bisa segera
diperbaiki, tentu saja perkembangan bisnis ecommerce di tanah air akan semakin
cepat dalam perkembangannya, dan pemerataan pertumbuhan ekonomi tentunya juga
akan bisa tercapai.
c.
Standarisasi Logistik Pengiriman Dalam Bisnis Ecommerce
Selain pada metode dalam melakukan pembayaran pada
setiap transaksi, tantangan besar yang lain yang mesti dihadapi adalah pada
masalah logistik. Selama ini, belum ada standar logistik yang mencakup pada
waktu pengiriman dan harga pengiriman barang. Kenapa harus ada standarisasi
pada hal ini, seperti kita ketahui bersama bahwa banyak masalah terjadi pada
hal ini.
Daftar Pustaka













